<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>GEMPITA &#187; sisi lain</title>
	<atom:link href="http://gempita.org/tag/sisi-lain/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gempita.org</link>
	<description>Generasi Muda Pecinta Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 Jul 2010 08:13:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Laskar Pelangi, sisi lain pendidikan di Indonesia</title>
		<link>http://gempita.org/peduli-sesama/film-laskar-pelangi-sisi-lain-pendidikan-di-indonesia/</link>
		<comments>http://gempita.org/peduli-sesama/film-laskar-pelangi-sisi-lain-pendidikan-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Sep 2008 16:24:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Frenia Nababan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Peduli sesama]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[laskar]]></category>
		<category><![CDATA[pelangi]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[sisi lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gempita.org/home/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Buat teman-teman yang saat ini tinggal di Indonesia, pastinya sudah pada tahu kalo film ini lagi jadi berita di Indonesia&#8230;atau bahkan sudah ada yang menonton sampe berkali-kali. .Film ini diangkat dari tetralogi pertama novel karya Andrea Hirata dengan judul novel yang sama dengan filmnya. Novel dan filmnya bercerita tentang perjuangan 10 orang anak untuk mendapatkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Buat teman-teman yang saat ini tinggal di Indonesia, pastinya sudah pada tahu kalo film ini lagi jadi berita di Indonesia&#8230;atau bahkan sudah ada yang menonton sampe berkali-kali. <img src='http://gempita.org/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':-P' class='wp-smiley' />  .Film ini diangkat dari tetralogi pertama novel karya Andrea Hirata dengan judul novel yang sama dengan filmnya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a href="http://gempita.org/wp-content/uploads/2008/09/images.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-23" title="images" src="http://gempita.org/home/wp-content/uploads/2008/09/images.jpg" alt="" width="83" height="120" /></a> <a href="http://gempita.org/wp-content/uploads/2008/09/lp-the-movie.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-24" title="lp-the-movie" src="http://gempita.org/home/wp-content/uploads/2008/09/lp-the-movie.jpg" alt="" width="211" height="300" /></a>Novel dan filmnya bercerita tentang perjuangan 10 orang anak untuk mendapatkan pendidikan dasar di Indonesia. 10 anak yang luar biasa: Ikal, Lintang, Mahar, Harun, dkk adalah representasi dari anak-anak bangsa ini yang termajinalisasi oleh sistem pendidikan di tanah kelahiran sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Banyak diantara kita yang mungkin mampu untuk menyelesaikan pendidikan dasar dan terfasilitasi untuk meneruskan pendidikan setinggi-tingginya, namun tidak bagi 10 tokoh anak Belitong ini, untuk mendapatkan pendidikan tingkat dasar saja, mereka harus berjuang dengan cara mereka sendiri-sendiri. Ada yang harus setiap sekolah menghadapi buaya, menghadapi keterbatasan fisik, menghadapi lingkungan sosial, dan berbagai masalah lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Tidak hanya 10 tokoh anak itu yang menginspirasi, beberapa tokoh lain seperti bu guru, pak kepala sekolah, petinggi yang baik hati, yang kemudian membentuk satu kesatuan positif bahwa masih ada orang-orang Indonesia yang memiliki nilai dan idealisme yang tidak dapat dibeli dengan materi. Ini cerita dari Belitong, saya yakin masih ada lagi keadaan seperti ini di belahan bumi Indonesia yang lain. Saya tidak ingin menyalahkan sistem, tidak ingin mencari kambing hitam dari adanya sisi lain (sisi ketidakadilan pendidikan) yang terjadi di Bumi kita yang *katanya* kaya raya ini. Menyalahkan tanpa memberi solusi hanya mengecewakan diri sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Berkaca, itulah makna yang saya dapatkan ketika menonton film ini. Pertama-tama &#8220;Kaca&#8221; itu memberikan pantulan diri saya sendiri, betapa saya harus lebih banyak berusaha untuk meningkatkan kualitas sebagai pribadi, bukan dengan cara yang mengada-adakan penghalang, tapi mencari-cari peluang.</p>
<p style="text-align: justify;">Kemudian &#8220;kaca&#8221; itu juga memantulkan pemandangan di sekitar saya dan membuat saya bertanya-tanya, apa yang bisa saya lakukan untuk membuat satu saja anak di Indonesia yang kurang mampu dapat terbantu.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Kemudian ketika layar film mulai ditutup dengan credit title, saya merasa harus menuliskan ini. Bukan sebagai ajang promosi film, yang menurut saya tidak lagi perlu dipromosikan. Tapi mari kita melihat sisi lain pendidikan di Indonesia, mungkin teman-teman lebih banyak dapat berbuat sesuatu yang baik  bagi Indonesia, dibandingkan saya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Bagi para pemimpin bangsa ini, Bapak SBY dan JK serta jajaran menterinya dan para petinggi-petinggi lainnya, semoga ketika mereka melihat film ini hati mereka jauh lebih tergerak dari pada saya&#8230;Dan semoga ketika itu terjadi, lebih banyak anak-anak Indonesia di wilayah manapun, menjadi lebih berani untuk mengejar &#8220;Pelangi&#8221; mereka sendiri&#8230;<a href="http://gempita.org/wp-content/uploads/2008/09/lp2.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-25" title="lp2" src="http://gempita.org/home/wp-content/uploads/2008/09/lp2.jpg" alt="" width="131" height="88" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gempita.org/peduli-sesama/film-laskar-pelangi-sisi-lain-pendidikan-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
