Selamat Jalan GUS DUR…
Telah berpulang kepada sang PENCIPTA, Kyai Haji Abdurrahman Wahid, atau yang akrab dipanggil Gus Dur.
Beliau lahir di Jombang, Jawa Timur, 7 September 1940 dan wafat pada pukul 18.45 ,30 Desember 2009 Di Jakarta pada umur 69 tahun. Beliau adalah tokoh Muslim Indonesia dan pemimpin politik yang menjadi Presiden Indonesia yang keempat dari tahun 1999 hingga 2001.
Pembawaannya yang santai terkadang membuat pemikiran-pemikirannya dipertanyakan. Namun bangsa Indonesia mengakui kecerdasan dan kesederhanaannya.
Diantara sekian banyak ajaran dan pandangannya,
Interfaith (dialog antar agama) dan Demokrasi adalah harga mati
adalah yang utama…
Dari beliau kita belajar…
Setiap manusia, apapun Agama, Latar Belakang, dan kedudukan sosialnya memiliki hak yang sama…
Maka tidak mengherankan ketika banyak komentar kehilangan yang terlontar dari berbagai tokoh agama dan tokoh masyarakat saat mendengar berita tentang kepergiannya.
Terimakasih telah memberikan pelajaran yang berharga:
Bahwa Indonesia memang indah karena keberagamannya..
Indonesia kehilangan salah satu tokoh yang ber-visi luar biasa..
Sebagai Generasi Muda mari kita melanjutkan nilai-nilai warisannya yang mulia…
Selamat Jalan, Bapak Bangsa…
Kami, GEMPITA, Turut Berduka…
Posted on 31 December 2009 at 10:25 am
nderek belo sungkowo
Posted on 31 December 2009 at 9:37 pm
Indonesia benar2 kehilangan satu tokoh penting bangsa…pemikirannya yg eksentrik yg kadg susah dicerna oleh logika namun ada kebenaran d dalamanya…mudah2an kita bisa meneruskan cita2nya utk menjdikan bangsa ini bangsa yg besar krn keragamannya…mencintai sesama tanpa memandang agama,suku,latar belakang dan kedudukan sosial adalah harga mati yg hrs kita tanamkan d hati kita sebagai generasi muda…selamat jalan bapak bangsa…gua hampir nangis kemaren pas baca beritanya;(
Posted on 4 January 2010 at 10:49 am
@Wiwit, betul..Dare to be different
@Dian, Matur nuwun
@Pando, Iya sist emang sedih apalagi pas liat doa lintas agama buat Gus Dur…Indonesia emang harusnya kayak gitu…Bhinneka Tunggal Ika…
Posted on 14 January 2010 at 2:41 am
nah mbah satu ini udah meninggalkan kita, mari berdoa..kemaren bikin grup buat mengajukan NOBEL, eh ternyata udah gak bisa, karena Gus Dur sudah meninggal duluan..yah sekarang cuma bisa mengenang jasa2 beliau..(soalnya dulu pernah gaji jadi kuli tintanya..he)
Dan ini kenang2an bersama beliau pas mampir ke kantor..
http://www.facebook.com/#/photo.php?pid=30182004&id=1399651498
selamat jalan Gus..
Posted on 31 December 2009 at 10:05 am
Gusdur emang Tokoh bangsa yang “dare 2 be different” banyak ngundang kontroversi tapi tetep asyik ^_^, salah satunya Imlek yang dijadikan sebagai hari libur nasional, tapi berkat Beliau kaum “koko koko dan cici cici” jadi makin di akui hehehehehehe Indonesia pun makin berwarna dan makin kaya dengan keanekaragamannya…
Selain cendekiawan, politikus dan tokoh agama Gusdur pun sepertinya ingin menjadi musisi dan penyanyi karena ternyata beliau juga sempat menyumbangkan suaranya dalam album Kepasrahan…
GusDur dalam kenangan dan apapun kenangan itu pasti akan menjadi kenangan Indah tentang sosok sederhana, yang berpikiran luar biasa…