Menunggu senyum Jogja kembali

Laporan Peduli Merapi by : Yulis S.
Image Image Image Image Image Image Image Image
Pada tanggal 31Oktober 2010, Pukul 10.00wib Kami menuju posko pengungsi. Setelah 1 jam perjalanan,  kami tiba di lokasi Posko. Jl.Kaliurang km.20 Sawungan, Hargobinangun, Pakem, Sleman.
Jumlah pengungsi yg di tangani pada awalnya berjumlah 4000 orang namun setelah minggu pagi bertambah menjadi 8000 pengungsi yang tersebar di Sekolah dan Lapangan Desa Hargo Binangun.
Setibanya di tempat tujuan, kami langsung menemui Tim Logistik panitia koordinasi di Posko Pengungsi utk meminta informasi Bantuan apa saja yang di butuhkan, karena bantuan dr kami Bekasi-Jkrt msh berupa dana tunai Rp. 4.630.000,-.
Daftar kebutuhan harian dari pengungsi yaitu :
1. Gula pasir 200kg/hari
2.Susu Balita 500 ktk/hari
3.Susu anak 1000 ktk/hari
4.Bubur bayi 500 ktk/hari
5.Pampers, Pembalut.
Jumlah yg sangat besar yang tak dapat kami penuhi semua. Namun dengan berbekal sumbangan donatur dan informasi dari panitia Posko Kordinasi, kami berbelanja di Pasar Pakem sekitar 15km dr Merapi dengan bantuan kendaraan dari tim logistik utk mengangkut belanjaan kami.
Daftar belanjaan kami adalah:
1. Gula pasir 50kg
2. Minyak 30ltr
3. Teh
4. Susu Balita & Anak
5. Susu Lansia
6. Makanan Bayi
7. Pampers
8. Pembalut
9. Perlengkapan mandi & Cuci
Selesai Belanja kami langsung menyerahkan ke Bag. Logistik Posko yang diterima oleh Bapak Tri Basuki sebagai kordinator Logistik Posko.
Selesai serah terima kami menuju tempat pengungsian.
Siang itu para pengungsi sedang dihibur oleh beberapa musisi dan seniman jogja yang melakukan pentas seni ala kadarnya untuk meringkankan beban trauma para pengungsi, terutama pengungsi anak-anak. Sementara di ruangan lain berkumpul para orang tua ( ibu-ibu dan lansia) yang sedang sibuk memilih pakaian sumbangan yang sesuai bagi mereka dan bagi keluarga mereka.
Kami sempat berkeliling ke tenda-tenda diluar tempat pengungsian. Tenda Dapur umum untuk memasak, Tenda Utk tempat masakan dan makanan yg telah di bungkus dan siap untuk di bagikan serta Tenda Kesehatan yg di pakai paramedis.
Kami sadar masih banyak kebutuhan dari pengungsi korban merapi yang belum terpenuhi. Namun kami percaya lebih baik sedikit dan bekerja daripada menunggu dan akhirnya tak melakukan apa-apa.
Kami meninggalkan Posko sekitar pukul 15.00wib dengan menyimpan harapan Jogja dapat kembali tersenyum dari uluran kepedulian saudara-saudara mereka di belahan lain Indonesia. Terimakasih untuk para donatur yang telah mempercayai kami sebagai kepanjangan tangan dari kebaikan hati mereka.

Laporan Peduli Merapi by : Yulis S.
Pada tanggal 31Oktober 2010, Pukul 10.00wib Kami menuju posko pengungsi. Setelah 1 jam perjalanan,  kami tiba di lokasi Posko. Jl.Kaliurang km.20 Sawungan, Hargobinangun, Pakem, Sleman.
Jumlah pengungsi yg di tangani pada awalnya berjumlah 4000 orang namun setelah minggu pagi bertambah menjadi 8000 pengungsi yang tersebar di Sekolah dan Lapangan Desa Hargo Binangun.
Setibanya di tempat tujuan, kami langsung menemui Tim Logistik panitia koordinasi di Posko Pengungsi utk meminta informasi Bantuan apa saja yang di butuhkan, karena bantuan dr kami Bekasi-Jkrt msh berupa dana tunai Rp. 4.630.000,-. Daftar kebutuhan harian dari pengungsi yaitu :1. Gula pasir 200kg/hari2.Susu Balita 500 ktk/hari3.Susu anak 1000 ktk/hari4.Bubur bayi 500 ktk/hari5.Pampers, Pembalut.
Jumlah yg sangat besar yang tak dapat kami penuhi semua. Namun dengan berbekal sumbangan donatur dan informasi dari panitia Posko Kordinasi, kami berbelanja di Pasar Pakem sekitar 15km dr Merapi dengan bantuan kendaraan dari tim logistik utk mengangkut belanjaan kami.
Daftar belanjaan kami adalah:1. Gula pasir 50kg2. Minyak 30ltr3. Teh4. Susu Balita & Anak5. Susu Lansia6. Makanan Bayi7. Pampers8. Pembalut9. Perlengkapan mandi & Cuci
Selesai Belanja kami langsung menyerahkan ke Bag. Logistik Posko yang diterima oleh Bapak Tri Basuki sebagai kordinator Logistik Posko.
Selesai serah terima kami menuju tempat pengungsian. Siang itu para pengungsi sedang dihibur oleh beberapa musisi dan seniman jogja yang melakukan pentas seni ala kadarnya untuk meringkankan beban trauma para pengungsi, terutama pengungsi anak-anak. Sementara di ruangan lain berkumpul para orang tua ( ibu-ibu dan lansia) yang sedang sibuk memilih pakaian sumbangan yang sesuai bagi mereka dan bagi keluarga mereka.
Kami sempat berkeliling ke tenda-tenda diluar tempat pengungsian. Tenda Dapur umum untuk memasak, Tenda Utk tempat masakan dan makanan yg telah di bungkus dan siap untuk di bagikan serta Tenda Kesehatan yg di pakai paramedis.
Kami sadar masih banyak kebutuhan dari pengungsi korban merapi yang belum terpenuhi. Namun kami percaya lebih baik sedikit dan bekerja daripada menunggu dan akhirnya tak melakukan apa-apa.
Kami meninggalkan Posko sekitar pukul 15.00wib dengan menyimpan harapan Jogja dapat kembali tersenyum dari uluran kepedulian saudara-saudara mereka di belahan lain Indonesia. Terimakasih untuk para donatur yang telah mempercayai kami sebagai kepanjangan tangan dari kebaikan hati mereka.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!