Melihat Indonesia
Melihat Indonesia dari Pasar Senen
by : dyan Nuranindya
Malam itu 03 September 2010, alunan suara musik jalanan menari bersama hembusan angin di malam hari. Membuat suasana hangat dan penuh dengan rasa persaudaraan.
Hari itu Gempita dan teman-teman dari KOPS (Komunitas Pasar Senen) mengadakan acara bazaar pakaian murah untuk anak-anak jalanan dan warga yang bermukim di sekitaran stasiun senen. Semua pakaian dijual dengan harga Rp.1000. Dari mulai pakaian bayi hingga pakaian dewasa. Warga terlihat antusias dengan diadakannya bazaar pakaian murah di area GOR Senen. Itu terlihat dari banyaknya warga yang berbondong-bondong datang dan memilih-milih pakaian.
Untuk membeli pakaian yang dijual disana, tiap-tiap orang diberikan satu kupon pembelian yang berlaku untuk tiga buah pakaian. Hal ini untuk mengantisipasi kemungkinan warga untuk kebagian membeli pakaian.
Pakaian-pakaian yang dijual merupakan hasil dari sumbangan para donatur yang telah berhasil dikumpulkan oleh teman-teman Gempita beberapa hari sebelumnya. Hasil dari penjualan pakaian tersebut kemudian langsung disumbangkan kembali untuk masyarakat yang membutuhkan.
Malam itu, selain bazaar, ada pula persembahan musik dan puisi dari seniman-seniman jalanan yang membuat malam ini kian semarak. Diantaranya adalah penampilan kelompok musik MLK (Mandi Lima Kali), seniman Agus Jolly, Irman Syah, dll.
Ketika semakin memudarnya nilai-nilai kemanusiaan didiri kita, Gempita mencoba membuka hati masyarakat Indonesia untuk saling berbagi kepada saudara-saudara kita yang kurang mampu. Seperti judul dari pementasan Agus Jolly, Melihat Indonesia dari Kantong dan isi Tas-ku.
Mari kita Melihat Indonesia dengan lebih bijaksana, mungkin bisa dimulai dari yang kehidupan yang kita temui disekitar kita.
Semoga kegiatan ini dapat mendorong masyarakat untuk ikut membantu dalam mensejahterakan Bangsa Indonesia ini. Salam Gempita







