RSS feed for comments on this post.
The URL to TrackBack this entry is: http://gempita.org/peduli-dan-cinta-tanah-air/pilih-mana/trackback/
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
0.322 Powered by WordPress
iya kamu… dipilihin pacar juga nggak mau
*langsung nyanyi sambil pinggul geleng-geleng*
pilihlah aku jadi pacarmu… yang belum tentu setia menemanimu… jangan kau coba pilih yang lain…
eh, debat semalem itu salah di aturan mainnya. masa’ belum2 pendukung udah dilarang tepuk tangan kalo capres belum selesai ngomong. mana bisa begitu? katanya negara demokrasi, tepuk tangan itu kan salah satu ekspresi juga? payah… jadi nggak seru kan?
udah gitu, mereka gak boleh saling ngomong langsung. coba kalo boleh, seru kan. gini kira-kira;
1: eh 2, kamu kenapa sih kok pake baju warna sama?
2: diiihh… suka-suka gua dong.
3: *ramah* hai semua… aduh, aku salah dress code ya?
smash out
penonton tepuk tangan
Comment by dian — 19 June 2009 @ 2:32 pm
adh,,,,,,
mba freiiiiiiiii,,,,,,,,,,,,,,,,
pusing,tak mengerti,hahahahahahaha
tapi klo mw nyoblong ak saranin yg pasti” aj deh,,,,,
LANJUTKAN,hahahahaaahaha
Comment by Agresta — 19 June 2009 @ 3:24 pm
Hey kamu, lagi sibuk sibuknya, disuruh baca dan koment post dengan judul “milih mana” hehehehehehe, tapi setelah dibaca jadi ketawa sendiri, karena kalau aku malahan ga bisa milih sendiri, musti ada pihak ketiga yang ngedukung pilihanku atau malah aku ikut2an apa yang orang2 pilih hahahahahahaha, bukannya ga punya pendirian tapi emang pendiriannya banyak qiqiqiqiqiqi…yah teteplah orang idealis tapi oportunis, eits tapi kalo masalah pacar dan pasangan hidup tentunya milih sendiri dengan pertimbangan yang matang dan seksama, milih dari sekian banyak pilihan yang bagus bagus tentunya hahahaahaha…
BTW lagi nyari presieden?
silahkan loh buka FB aku, soalnya kata kuis di FB pekerjaan yang cocok buat aku tu PRESIDEN qiqiqiqiqiqi
Cumsky Frey mo jadi tim sukses aku ga? hohohohohohoho…
Comment by Wiwit Asri Wulandari — 19 June 2009 @ 4:11 pm
Dari debat capres kemaren malam, terlihat Bapak/Ibu Capres kita masih malu2 saat tatap muka. Padahal biasanya saling mencela dibelakang saingannya.
Seharusnya di salah satu segmen debat capres tadi malam, masing2 capres diberi kesempatan untuk saling memberi pertanyaan kepada capres lainnya. Namun dengan kesepakatan dari masing2 capres segmen itu ditiadakan. Kenapa ya?? Nah itu dia, mungkin masih pada malu2. Atau jangan2 malah takut?? Hmmm… Padahal debat capres ini seharusnya bisa menjadi kesempatan buat mereka untuk menunjukkan visi dan misi mereka lebih unggul daripada capres yg lain…
Yah begitulah adat ketimuran yang masih dianut bangsa ini, disamping tata krama dan sopan santun yg udh disebutkan Frenia, budaya malu2 khas Indonesia ternyata masih dipegang erat oleh masing2 capres….
Siapapun yang nantinya terpilih oleh rakyat untuk melanjutkan puncak kepemimpinan negeri ini, mudah2an sudah tidak malu2 lagi ya Bapak/Ibu… Kalo malu2 terus nanti bangsa kita malah jadi bangsa yang malu2in… hehehe…
MERDEKA!!!
Comment by Novan — 19 June 2009 @ 4:27 pm
Wuaduhh, saya jadi agak ragu dengan PILPRES kali ini.. awalnya saya semangat sekali untuk menggunakan hak pilih dari jauh2 hari.. dan sangat menungggu
debat capres kemaren sebagai referensi dan penguatan terhadap yang akan saya pilih.. tapi kok jauh dari kesan debat seorang calon “orang No 1″ ya.. malah terkesan seperti acara silaturahmi saat Lebaran.. tepat seperti ajang jualan kecap yang gak greget.. malah saya menunggu falsafah sakti pancasila dikeluarkan dalam visi misi namun tidak kesebut sampai berakhirnya acara.. bahkan semuanya tidak menyinggung.. kecewa berat..
Usaha para capres dan cawapres untuk mendekati hati rakyat dengan “jualan” citra sudah jauh – jauh hari dilakukan lewat iklan – iklan di media, baik tv koran dll.. bahkan baliho ataupun banner-banner kini banyak menghiasi sekeliling kita.. semuanya baik.. semuanya ingin dipilih.. ohh janji – janji…..
Tapi kemanakah perginya pemimpin yang dalam dirinya tertanam nilai – nilai pancasila? bukankah dari kita kecil bapak ibu guru kita selalu memberikan kita pengenalan dan pemahaman tentang pancasila..
oleh karena itu sekarang yang tepat diiklankan adalah bukan janji yang muluk
tapi,
DiCARI : Presiden yang berjiwa pancasila!!
karena pancasila bukan barang pajangan..
oleh karena itu mari nyanyikan dengan lantang :
Garuda Pancasila
Akulah Pendukungmu
Patriot Proklamasi
Sedia Berkorban Untukmu
Pancasila Dasar Negara
Rakyat Adil Makmur Sentosa
Pribadi Bangsaku
Ayo Maju Maju
Ayo Maju Maju
Ayo Maju Maju
(GARUDA PANCASILA, Karya Sudharnoto)
Comment by Ryan Botax — 20 June 2009 @ 3:49 pm
@Dian, itu mah dialog arisan jadinya…qeqe
@CIng2, pusing aja…ngerujak biar segerr..
@Wiwit, Gmana proses pendaftaran jadi tim suksesnya?
Fiuuhhh sepertinya akan jadi pekerjaan yang cukup berat..hehe
@Novan, Setuju…jangan jadi bangsa yang malu2in
@Ryan, Wahh pancasilais sejati..Garuda dihatiku lah…
Comment by frenia — 22 June 2009 @ 2:05 pm